Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten setempat menguatkan kerja sama mencegah perilaku menyimpang para pelajar di daerah itu.

"Melalui Gerakan Bimbingan dan Edukasi Remaja (Geber) ini kita kuatkan kerja sama bersama Dinas Pendidikan, para kepala sekolah tingkat SD hingga SMA, dan instansi terkait lainnya dalam memperkuat pembinaan remaja melalui pendekatan edukatif dan preventif," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Rabu.

Menurut dia, kerja sama tersebut merupakan komitmen bersama dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada pelajar agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang melalui Program Geber.

Ia menjelaskan Program Geber dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kegiatan penyuluhan hukum, pembinaan karakter, dan edukasi di lingkungan sekolah.

Menurut dia, berbagai potensi kerawanan seperti tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta pengaruh negatif teknologi perlu diantisipasi secara bersama.

"Kami berharap sinergi ini mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini," ujarnya.

Program Geber merupakan gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang dapat merusak masa depan.

Dia menegaskan generasi muda harus dibekali dengan pemahaman, kesadaran hukum, serta kemampuan untuk menolak setiap pengaruh negatif di lingkungan maupun dari perkembangan teknologi.

"Jangan sampai generasi muda yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa, sekaligus harapan negeri ini, rusak karena perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga pengaruh negatif dari perkembangan teknologi saat ini," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026