Pangkalpinang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung membantu memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing sehingga mampu menembus pasar nasional hingga global.
"Ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan pusat kegiatan bagi para pelaku UMKM dengan lebih terpadu sehingga memiliki jaringan lebih luas sehingga usaha semakin berkembang," kata General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri melalui rilis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat.
Dalam kegiatan ini, pihaknya melibatkan para pelaku UMKM dari berbagai sektor di Babel, UMKM binaan Rumah BUMN, para mahasiswa dan jaringan UMKM seluruh Indonesia agar memiliki wawasan strategis terkait pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata dan penguatan rantai pasok lokal.
Menurut dia, pengembangan UMKM merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Penguatan kapasitas dan daya saing UMKM perlu terus dilakukan agar produk-produk lokal mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Pihaknya terus mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas, memperkuat identitas lokal produk dan beradaptasi dengan perkembangan pasar serta transformasi digital. Ketika potensi daerah dapat dikemas dengan baik dan didukung oleh ekosistem yang kuat, maka peluang menembus pasar nasional bahkan global akan semakin terbuka.
"PLN berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya ekosistem UMKM yang inovatif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung melalui pelatihan UMKM," katanya.
Ia mengatakan kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, akademisi, komunitas dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan nilai tambah bagi produk lokal serta memperluas akses pasar.
Dengan sinergi yang kuat, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih luas.
Selain mendapatkan materi dan wawasan praktis, peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung mengenai tantangan dan peluang pengembangan usaha di era digital, strategi memperkuat branding produk, serta langkah-langkah memperluas pasar melalui pendekatan kolaboratif.
PLN Babel berupaya agar tetap bisa menjadi katalisator pertumbuhan UMKM yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM Babel agar semakin siap memanfaatkan potensi lokal sebagai kekuatan untuk menjangkau pasar nasional maupun global dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," katanya.
Upaya membangun jaringan terpusat para pelaku usaha ini merupakan bentuk keseriusan PLN Babel agar para pelaku memahami potensi besar kolaborasi antara sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Penguatan ekonomi kreatif tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang erat dengan sektor pariwisata dan pelaku UMKM.
Babel memiliki kekayaan budaya, kuliner, kriya dan destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai tambah.
Ketika UMKM mampu menghadirkan produk yang berkualitas dan memiliki identitas lokal yang kuat, kata dia, peluang menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional dan global, akan semakin terbuka.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Try MustikaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.