"Ucapan selamat itu hanya diizinkan selama tiga hari, mulai dari satu hari sebelum hari H hingga satu hari setelah hari H, setelah itu wajib untuk diturunkan oleh pemasang,"Muntok (Antara Babel) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung mengizinkan pemasangan spanduk atau baliho ucapan selamat pada hari besar nasional yang mencantumkan gambar calon legislatif.
"Berdasarkan kesepakatan bersama penyelenggara dan peserta pemilu di Kabupaten Bangka Barat, pemasangan ucapan selamat itu tidak menyalahi aturan," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten bangka Barat Ujang Adhari di Muntok.
Ia menjelaskan, pada hari besar nasional dan keagamaan seperti Hari Natal dan Tahun Baru, seluruh peserta boleh memasang spanduk, baliho, papan reklame ucapan selamat dengan mencantumkan gambar caleg, namun dibatasi jangka waktu pemasangannya.
"Ucapan selamat itu hanya diizinkan selama tiga hari, mulai dari satu hari sebelum hari H hingga satu hari setelah hari H, setelah itu wajib untuk diturunkan oleh pemasang," kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya tidak memberikan batasan tertentu untuk lokasi pemasangan ucapan selamat tersebut dan ukurannya.
Jika sampai pada H+2 ucapan selamat itu tidak diturunkan, kata dia, pihaknya bersama Pemkab setempat akan melakukan penurunan paksa, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ini berlaku di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat.
Terkait modus kampanye caleg terselubung yang mewakili kelompok atau organisasi tertentu dengan membuat dan memasang spanduk atau baliho dengan mencantumkan foto atau nama caleg, katanya hal itu menyalahi aturan.
"Mencantumkan nama atau foto caleg yang mewakili organisasi atau kelompok tertentu pada seluruh media spanduk, baliho atau papan iklan termasuk pelanggaran dan tetap akan kami tertibkan," kata dia.
Ia mengharapkan tindakan tegas yang akan dilakukan penyelenggara pemilu itu dapat mewujudkan pemilu yang jujur, adil, transparan dan kondusif.
"Kami harapkan upaya ini diikuti seluruh peserta sehingga seluruh tahapan berjalan baik tanpa kendala sekaligus mengantisipasi terjadinya konflik," kata Ujang.
Pewarta: Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.