"Dana anggaran yang sudah dialokasikan ke setiap SKPD saat ini sudah cukup besar, seperti pada SKPD di bidang kesehatan, pendidikan dan pekerjaan umum harus dilaksanakan sebaik-baiknya,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Anggaran belanja daarah Kota Pangkalpinang harus tepat sasaran sehingga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, ujar Ketua Fraksi KSBB DPRD Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Dodi Kusdian.


"Dana anggaran yang sudah dialokasikan ke setiap SKPD saat ini sudah cukup besar, seperti pada SKPD di bidang kesehatan, pendidikan dan pekerjaan umum harus dilaksanakan sebaik-baiknya," katanya di Pangkalpinang, Jumat.


Menurut dia, saat ini banyak SKPD tidak dapat melaksanakan semua programnya dengan berbagai alasan seperti SDM yang tidak siap.


Dikatakannya, hal tersebut harus segera diantisipasi agar semua masyarakat Kota Pangkalpinang dapat menikmati semua anggaran belanja daerah yang sudah dialokasikan tersebut.


Selain itu, terkait dana hibah dan bantuan sosial, perlu adanya verifikasi dan pemeriksaan data yang real di lapangan supaya anggaran yang dialokasikan dapat digunakan dengan tepat.


"Mengingat dana hibah dan bantuan sosial yang dialokasikan tersebut tidak begitu besar, maka harus benar-benar dilaksanakan pada program yang tepat sasaran dan bisa dinikmati masyarakat," ujar Dodi.


Lebih lanjut dia mengatakan, mengenai program Pangkalpinang Sehat yang merupakan jaminan kesehatan masyarakat Kota Pangkalpinang, perlu disiapkan prosedur yang dapat diketahui seluruh masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya masyarakat tidak bingung apalagi sampai dipersulit oleh oknum-oknum tertentu.


"Apabila dalam pelaksaannya masyarakat sampai dipersulit, maka sebagai pejabat yang berwenang harus bisa memberikan tindakan tegas terhadap yang bersangkutan, mengingat nama baik Kepala Daerah terhadap masyarakat dalam melaksanakan programnya," jelasnya.


Terkait dengan belanja kelurahan dengan program Rp1 Miliar 1 Kelurahan, Dodi mengatakan, harus dapat diselesaikan dengan perluasan SDM yang ada dikelurahan tersebut melalui rotasi dan mutasi SDM dengan menempatkan orang-orang yang berpotensi dikelurahan.


"Kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat dan diupayakan pada tahun 2014 kelurahan di Kota pangkalpinang bisa menjadi SKPD yang mandiri, jangan sampai tertinggal jauh dari Kabupaten disekitar kita," ujarnya.

Pewarta: Pewarta: Ongku Sutan Harahap
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026