"Saat ini proyek jalan inspeksi tersebut tinggal peyelesaian saja. Insya Allah bulan ini sudah selesai jika tidak ada kendala apa pun," katanya di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan sumber dana untuk merealisasikan jalan inspeksi ini, pihaknya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2017.
"Rencannya kami juga akan melakukan pembangunan jalan inspeksi lagi antara Kelurahan Sumberjo dan Kelurahan Opas pada 2018. Akan tetapi kami tetap mengacu pada kesiapan anggaran dari pusat," ujarnya.
Nurul berharap dengan terselesaikannya jalan inspeksi tersebut mampu merubah kawasan kumuh menjadi suatu kawasan layak huni dan berkelanjutan serta menjadi kawasan percontohan dengan 0 persen kumuh yang memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Selain itu kepada masyarakat saya berharap dapat menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan cara melakukan pola hidup bersih, agar memberi dampak sosial bagi kehidupan sehari-hari. Untuk pemda sendiri saya ingin lebih memprioritaskan kegiatan yang mendukung program pengurangan luasan kumuh agar target 0 persen kumuh tahun 2019 bisa tercapai," katanya.
Dikatakannya, pembangunan tersebut merupakan keseriusan pemerintah pusat untuk memberantas kawasan kumuh di beberapa daerah melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
Pewarta: Try Mustika HardiEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026