Peningkatan ITK ini karena dipengaruhi volume konsumsi, pendapatan dan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat,Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat indeks tedensi konsumen (ITK) pada triwulan IV 2017 sebesar 104,11 atau mengalami kenaikan 1,03 poin dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Peningkatan ITK ini karena dipengaruhi volume konsumsi, pendapatan dan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Selasa.
Selain itu, ITK triwulan IV 2017 naik juga karena dipengaruhi adanya momen cuti bersama Hari Raya Natal dan libur sekolah, sehingga berdampak terhadap meningkatnya volume konsumsi masyarakat, terutama konsumsi transportasi dan makanan, minuman jadi.
"Pada triwulan ini, indeks volume konsumsi masyarakat mencapai 109,88. Sementara di triwulan sebelumnya, indeks volume konsumsi sebesar 103,82," katanya.
Menurut Darwis pada triwulan IV 2017 sebagian besar konsumen berpersepsi bahwa pendapatan mereka pada triwulan ini tidak banyak mengalami perubahan, dan sebagian lagi merasakan pendapatannya naik.
"Meningkatnya kunjungan wisatawan khususnya di Pulau Belitung pada akhir 2017, membuka peluang tambahan pemasukan bagi masyarakat setempat. Indeks pendapatan rumah tangga masih berada di atas 100 yaitu sebesar 104,49," katanya.
Ia mengatakan pada triwulan III 2017 sempat mengalami deflasi dan triwulan IV harga-harga barang dan jasa cenderung mengalami inflasi.
Kenaikan harga tertinggi di triwulan IV terjadi pada komoditi ikan segar sebesar 8,14 dan transportasi 6,54. Sementara harga daging,sayur sayuran, dan buah-buahan cenderung turun di triwulan ini.
"Dengan indeks pengaruh inflasi terhadap volume konsumsi 100,76 menunjukkan bahwa kenaikan harga sedikit memberi pengaruh terhadap volume konsumsi masyarakat," ujarnya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.