Jakarta (Antaranews Babel) - Lembaga Pemasyarakatan Cibinong, Kabupaten bogor ini layak jadi contoh, karena melayani hak narapidana dengan berbasis Teknologi Informasi.

Selain itu, ada ternak sapi potong yang kotorannya jadi biogas, ada ternak ayam petelur, ada kebun sayur.

"Kami mengapresiasi penuh Lapas Cibinong yang telah berupaya maksimal menciptakan Lapas Cibinong yang berbasis IT dan mengembangkan peternakan sapi sebagai kegiatan industri. Layak dicontoh dan diadopsi oleh Lapas lain," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami di Jakarta, Selasa.

Kepala Lapas Klas IIA Cibinong, Agung Krisna mengatakan TI menjadi strategi untuk mengatasi permasalahan  yang sering terjadi di Lapas. Mulai dari peredaran gelap narkoba, peredaran uang dan paling utama lainnya percepatan layanan hak narapidana dan masyarakat.

"Sejumlah layanan dan program Lapas Cibinong yang menggunakan TI. Mulai  layanan kunjungan berbasis Sistem data base pemasyarakatan dan e-KTP, pintu portir, pintu elektronik, saung jempol, halte pembinaan, remisi/pembebasan bersyarat /cuti menjelang bebas/cuti bersyarat Online, Radio El-Cibi untuk mensosialisasi program lapas,  CCTV, X-Ray, Panic Button hingga kantin jempol. Sarana ini mengantisipasi terjadinya pelarian penghuni," kata Agung.

Untuk percepatan hak ¿ hak  dan pembebasan narapidana, remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas dilaksanakan berbasis online, katanya.

"Sedangkan layanan informasi khusus bagi warga binaan dapat mereka peroleh melalui Saung Jempol.

Saung Jempol merupakan layanan self service yang menggunakan jempol warga binaan untuk mengetahui informasi tentang hak - hak adminitrasi mereka, termasuk remisi, tahapan pidana dan pembinaan serta pembebasan.

Halte pembinaan menjadi fasilitas monitoring aktifitas pembinaan warga binaan , sebagai sistem skoring yang akan menjadi dasar layak tidaknya warga binaan diberikan hak ¿ haknya, katanya.

Ditambahkan Agung, CCTV dan X-Ray sebagai bagian dari sarana pengamanan untuk mencegah masuknya benda ¿ benda terlarang seperti alat komunikasi, narkoba, senjata tajam dan lain - lain dan untuk mempermudah pengawasan warga binaan dan lingkungan sekitar lapas, yang saat berpenghuni 1471 warga binaan, kapasitas seharusnya hanya untuk 841 orang.

"Kantin Jempol menjadi produk unggulan yang ditargetkan mengurangi peredaran uang dalam lapas dan mencegah masuknya barang- barang terlarang, karena di kantin jempol ini telah disediakan kebutuhan warga binaan yang telah dilabel aman khusus," kata Agung.

Para narapidana berbelanja menggunakan jempol mereka yang telah teregistrasi dengan account mereka masing ¿ masing. Sedangkan untuk sarana komunikasi Lapas telah menyediakan Wartelsuspas.

"Selain itu, fasilitas Panic Button yang  merupakan tombol yang terkoneksi dengan intalasi kepolisian, pemadam kebakaran, untuk antisipasi terjadinya kerusuhan, kebakaran , pemberontakan ataupun kejadian luar biasa lainnya," kata Agung.

Dan yang istimewa lainnya, kami memilki Radio El- Cibi yang mengudara di sekitar area Lapas Cibinong. Selain itu operasionalnya juga melibatkan warga binaan sebagai penyiar radio. Sekain sebagai sarana hiburan, juga media penyampai informasi kepada seluruh warga binaan.

Selain mengembangkan dan menerapkan TI, Lapas Cibinong pun memaksimalkan penggunaan lahan tidur seluas 1 hektar,  di sekitar Lapas dengan budidaya penggemukan Sapi, yang berdampingan dengan jenis peternakan lainnya serta agro bisnis.

"Saat ini kami sedang membudidayakan 28 Sapi pada tahap pertama dan ditargetkan nanti 150 ekor sapi akan memenuhi kandang ini,¿ tutur Agung optimis, ¿ditambah lagi kami memfungsikan kembali kotoran sapi untuk pupuk kandang," kata Agung.

Dia juga menyampaikan pembinaan keagamaan bersinergi  positif dengan kegiatan lainnya.Kerjasama dengan Sekolah Teologi Victory  yang telah ditandatangani pada 20 Januari 2018 kemarin,  saat ini sedang memasuki tahap perekrutan siswa dari warga binaan.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Narapidana , Latihan Kerja dan Produksi Ditjen Pemasyarakatan, Harun Sulianto mengatakan Lapas Cibinong ini termasuk salah satu Lapas percontohan karena hak narapidan berbasis TI.

"Sehingga transaparan, cegah pungli,  sarana keamanan juga memadai,  yang bisa cegah gangguan kamtib,  pembinaan kemandirian  ada pertanian terpadu,  pembinaan kepribadian ada sekolah teologi dan pembinaan agama Islam yang intensif ada juga pembinaan seni budaya,   sehingga kedepan ini akan jadi tempat studi tiru untuk Lapas, Rutan lain," kata Harun.


Pewarta: Susylo Asmalyah
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026