"Kegiatan ini untuk mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa dan pelajar lebih peduli terhadap sampah," ujar Ketua Becak Babel, M Arinda di Sungailiat, Minggu.
Menurut dia peserta memungut dan memilah sampah organik dan anorganik.
"Ada seratus tim dengan jumlah setiap tim sebanyak lima orang. Jadi ada sekitar 500 orang yang ikut memungut dan memilah sampah ini," katanya.
Sementara Plt Bupati Bangka, Rustamsyah mengatakan masyarakat dapat mencintai sampah, sehingga tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu sampah sangat berguna bagi kehidupan di antaranya dapat dibuat pupuk kompos dan kerajinan tangan.
"Gunakan manajemen dan teknologi untuk membuat sampah bermanfaat," kata Rustamsyah.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sampah untuk kepentingan ekonomi, sehingga meningkatkan pendapatan keluarga.
Pewarta: KasmonoEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.