"Kita bubarkan karena belum disetujuinya penetapan anggaran oleh DPR RI untuk PPL di seluruh Indonesia," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung Timur, Sujono di Manggar, Senin.
Ia mengatakan, pembubaran itu sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan Panwaslu Provinsi Bangka Belitung.
"Jika anggaran sudah ditetapkan, mungkin sekitar awal Februari nanti mereka yang berminat menjadi PPL akan kita rekrut kembali," kata Sujono.
Ia menjelaskan, keberadaan PPL di tingkat desa maupun kecamatan sangatlah penting karena mereka adalah ujung tombak Panwaslu dalam mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu.
"Namun demikian, kendati tenaga PPL belum ada, kami tetap siap 24 jam menerima laporan masyarakat yang berkaitan dengan Pemilu," ujarnya.
Ia juga berharap para calon anggota legislatif (caleg), simpatisan maupun pendukung tetap menjaga kondisi daerah itu tetap kondusif.
Menyinggung banyaknya alat peraga kampanye para caleg yang tidak pada tempatnya, Sujono mengatakan telah memberikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk segera menetirbkannya.
Pewarta: Pewarta: Alizar TanjungUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.