Sungailiat (Antaranews Babel) - Hasil survei Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terhadap harga bumbu masakan khususnya cabai dan bawang di sejumlah pasar mengalami kenaikan.

"Iya harga dua jenis bumbu ini memang naik, khususnya cabai dan bawang kenaikan sejak awal bulan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Bangka, Thony Marza di Sungailiat, Selasa.

Ia mengatakan kenaikan bumbu masakan disebabkan kondisi cuaca di beberapa daerah hujan, sehingga banyak tanaman yang busuk akibat kebanyakan air.

Menurut dia saat ini pasokan cabai dan bawang dari petani yang ada di daerah Babel saja, sehingga pasokan di pedagang sedikit sebab pasokan dari luar Babel sangat kurang.

"Biasanya banyak pasokan dari luar Babel, tapi sekarang walaupun ada tapi sedikit," jelasnya.

Thony mengungkapkan harga cabai baik cabai kecil biasanya Rp70 ribu mengalami kenaikan menjadi Rp80 ribu, sedangkan cabai keriting besar biasanya Rp46 ribu naik Rp52 ribu per kilo.

Sementara untuk harga bawang yang biasanya Rp26 ribu naik menjadi Rp28 ribu per kilo, harga ini diperkirakan tetap naik dan turun hingga cuaca membaik.

"Naik turun lah harganya, pedagang juga takut tidak habis apalagi stok banyak, jadi terkadang turun begitu juga sebaliknya. Tetap sistem dan hitung-hitungan ekonomi lah," kata Thony Marza.

Pewarta: Dwi HP
Editor : Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026