"Wisatawan mancanegara seperti Spanyol, Kanada, Belanda, Jepang, Korea Selatan dan negara lainnya selalu membeli kain cual," kata perajin tenun cual Ishadi di Pangkalpinang, Rabu.
Mitra binaan PT Timah Tbk ini mengatakan wisatawan mancanegara ini tidak hanya sekedar membeli, tetapi juga melihat langsung proses pembuatan tenun cual.
"Bagi wisatawan asing melihat perajin menenun cual sesuatu yang unik dan langka, sehingga dapat menjadi daya tarik dan memancing mereka membeli kain cual," katanya.
Ishadi mengaku selama ini permintaan tenun cual lebih banyak dari wisatawan mancanega dibandingkan wisatawan nusantara dan masyarakat lokal yang kurang.
"Biasanya satu orang wisatawan asing membeli lima hingga 10 lembar tenun cual dan ini sangat membantu perajin mengembangkan usahanya," katanya.
Menurut dia wisatawan asing meminati tenun cual ini, karena memiliki tekstur kain yang halus, adanya harmoni antara sungkit, ikat dan motif sehingga tidak ada sesuatu yang dominan dari yang lainnya.
Warna celupan benangnya tidak berubah dan ragam motifnya merupakan simbol masyarakat Melayu Bangka Belitung yang rendah hati dan selalu menjaga marwah.
"Motif tenun cual ini sangat mempesona di antaranya bebek-bebekan, naga bertarung, burung hong, kembang china, seroja, teratai, cempaka, gajah dan motif garuda," ujarnya pula.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.