"Untuk persoalan perbatasan dengan Malaysia diharapkan bisa selesai di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini. Kami sudah berkomitmen untuk menyelesaikannya," kata Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, usai menggelar Sidang ke-39 General Border Committe Malaysia-Indonesia (GBC Malindo) di Jakarta, Kamis.
Dia optimistis target waktu itu bisa terjadi melihat sejumlah kemajuan yang telah didapat tim teknis perbatasan kedua negara.
Agenda Sidang ke-39 GBC Malindo antara lain pelaporan kemajuan bersama bidang operasi, pelaporan kemajuan bersama bidang non-operasi, paparan rencana penyelenggaraan Latihan Gabungan Bersama Darat Samudera Angkasa 9 AB/2013, dan pelaporan perkembangan Kesepakatan Keamanan 1984.
"Khusus untuk latihan gabungan, rencananya menekankan penangkalan serangan terorisme yang akan dilakukan awal tahun 2013 di Sumatera Utara," kata dia.
GBC Malindo merupakan forum koordinasi dan kebijakan lintas sektoral yang dilaksanakan fungsi teknis dengan melibatkan berbagai unsur antara lain angkatan bersenjata, kepolisian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan instansi lain terkait kedua negara.
Menteri Pertahanan Malaysia, Ahmad Zamid Hamidi, mengatakan, Sidang GBC Malindo selama ini merupakan komitmen hubungan kedua negara dalam menyelesaikan persoalan perbatasan.
"Saat ini, hubungan antarmiliter kedua negara cukup bagus, baik saat melakukan latihan maupun patroli bersama," katanya.
(S037/R010)
Editor : Ida
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.