"Kami siap menjunjung tinggi netralitas pada pemilu nanti dan akan menindak tegas prajurit yang terlibat politik praktis,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Komando Resor Militer (Korem) 045/Garuda Jaya Provinsi Bangka Belitung (Babel) berkomitmen menjaga netralitas pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.

"Kami siap menjunjung tinggi netralitas pada pemilu nanti dan akan menindak tegas prajurit yang terlibat politik praktis," kata Komandan Korem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Untung Budiharto di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, prajurit TNI dilarang memberikan dukungan kepada politisi atau partai politik baik dalam ucapan maupun tindakan.

"TNI tidak boleh memberikan dukungan dalam bentuk apa pun, misalnya memberikan pelayanan atau memberi perbantuan kepada partai politik atau calon anggota legislatif peserta pemilu karena dilarang keras dan melanggar aturan yang berlaku," kata dia.

Menurut dia, netralitas TNI tak hanya berlaku bagi personel prajurit, tetapi juga secara kelembagaan dengan menjunjung tinggi sesuai amanat undang-undang.

"Prajurit TNI harus mampu menempatkan diri pada posisi yang netral, sehingga pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik, aman dan kondusif," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan warga ikut mengawasi dan apabila menemukan prajurit TNI terlibat berpolitik praktis atau membantu partai politik atau calon legislatif peserta pemilu segera melaporkannya.

"Prajurit yang terlibat politik praktis akan diberi sanksi tegas sesuai perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.


Pewarta: Pewarta : Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026