"Sepanjang Kamis cuaca di seluruh daratan diperkirakan cerah, cerah berawan, dan berawan dengan peluang terjadi hujan lokal dan udara kabur di beberapa wilayah," ujar prakirawan Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, Rabu.
Sementara itu, kecepatan angin di daratan diprakirakan pada kisaran 10 sampai 20 kilometer per jam dengan suhu 23 sampai 32 derajat Celcius dan kelembaban udara 65 hingga 100 persen.
Pada kesempatan itu, BMKG Kota Pangkalpinang memprakirakan ketinggian gelombang di perairan dan jalur-jalur penyeberangan hanya berkisar antara 0,0 sampai 0,75 meter dan relatif aman.
Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka diprakirakan antara 0,0 sampai 0,5 meter, sedangkan di Selat Gelasa, Selatan Bangka, Utara Bangka, dan Selat Karimata sekitar antara 0,25 sampai 0,75 meter.
"Namun demikian kami tetap mengimbau para pengguna jasa angkutan laut serta nelayan tradisional agar waspada selama berada di perairan karena ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan," kata Slamet.
BMKG juga masih mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi awan petir (awan Cumulonimbus) yang dapat menyebabkan ketinggian gelombang bertambah.
Sementara itu kecepatan angin di jalur-jalur penyeberangan Kepulauan Bangka Belitung berkisar antara 7 hingga 29 kilometer per jam yang bergerak dari Utara ke Tenggara, dari Utara ke Timur, dan dari Tenggara ke Barat Daya.
Pada bagian lain BMKG mengimbau warga agar mewaspadai ketinggian pasang air laut di sejumlah pesisir pantai yang mencapai dua meter atau lebih.
Ketinggian pasang air laut di pesisir pantai Membalong Kabupaten Belitung diprakirakan dapat mencapai 2,23 meter dan di Sungailiat Kabupaten Bangka sekitar 2,03 meter.
Kemudian di pesisir pantai Toboali Kabupaten Bangka Selatan sekitar 1,95 meter, di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 1,72 meter, di Mentok Kabupaten Bangka Barat 1,46 meter, di Tanjungpandan Kabupaten Belitung 1,43 meter, dan di Belinyu Kabupaten Bangka sekitar 1,39 meter.
"Oleh karena itu kami mengimbau warga maupun wisatawan agar mewaspadai pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas," ujar Slamet Supriyadi.
Pewarta: Adhitya SMEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.