"Saya minta petani lada yang tergabung dalam kelompok penerima bantuan bak perendaman lada memanfaatkan sarana itu dengan baik untuk menjaga kualitas lada," katanya di Sungailiat, Kamis.
Dia mengingatkan kelompok yang diberikan tanggung jawab mengelola bak perendaman tersebut mengatur jadwal perendaman sehingga tidak menimbulkan masalah di pihak petani.
"Jangan sampai bak perendaman yang dibangun menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah tidak digunakan sebagaimana mestinya," jelasnya.
Bantuan sarana bak perendaman lada kata dia, merupakan upaya mewujudkan program peningkatan kualitas lada ditingkat petani.
Bak perendaman lada sebagaimana yang dikatakan Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian, Subhan berjumlah dua unit dengan kapasitas kurang lebih delapan ton lada.
"Bak perendaman lada dipusatkan di Desa Puding Besar dan Desa Penyamun, Kecamatan Pemali. Total bak perendaman lada yang sudah dibangun berjumlah enam unit di tempat yang berbada," jelasnya.
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan bak perendaman lada, ia mengatakan, pihaknya secara rutin melakukan pembinaan dengan melibatkan petugas terkait.
Pewarta: KasmonoEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.