Jakarta, (ANTARA Babel) - Forum Kepala Dinas yang Membidangi Peternakan di seluruh Indonesia menyatakan dukungan terhadap penyediaan daging dari sapi lokal untuk memenuhi permintaan dalam negeri.

Ketua Forum Kepala Dinas tersebut Edwardi di Jakarta, Kamis mengatakan, saat ini total konsumsi daging sapi pada 2012 sebanyak 509,98 ribu ton yang mana sebanyak 81,37 persen atau 414,87 ribu ton disediakan dari produksi lokal sementara 95,02 ribu ton atau 18,63 persen dipenuhi dari impor.

Pada 2013, lanjutnya, diprediksikan konsumsi daging mencapai 549,67 ribu ton yang mana 474,41 ribu ton atau 86,31 persen akan dipenuhi dari produksi lokal.

"Seluruh kepala dinas yang membidangi peternakan di seluruh Indonesia berkomitmen melaksanakan refocusing program dan kegiatan swasembada daging sapi maupun kerbau untuk mendukung daging sapi lokal," katanya usai pertemuan dengan para Kepala Dinas Peternakan dari seluruh Indonesia.

Menurut dia, sejumlah upaya yang akan dilakukan untuk mendukung penyediaan daging dari sapi lokal tersebut yakni peningkatan gairah peternak untuk melakukan usaha peternakannya secara komersial, kegiatan tunda potong di sembilan provinsi dan 30 kabupatgen yang diarahkan terutama untuk memenuhi kebutuhan daging di Jabodetabek.

Intervensi pemerintah untuk revitalisasi 44 Rumah Potong Hewan (RPH) terutama di daerah sentra ternak, koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN dalam pengangkutan ternak, optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam.

Mengaktifkan apsar hewan di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota serta memaksimalkan pengembangan populasi di daerah yang potensial untuk pakan ternak atau ekspansi kawasan seperti pulau Kalimantan dan Papua.

Edwardi yang juga Kepala Dinas Peternakan Sumatera Barat itu mengungkapkan beberapa faktor lain yang mendukung penyediaan daging dari sapi yakni saat ini lebih dari 50 persen populasi sapi berada di pulau Jawa dan Lampung, dengan peternak sapi yang telah berorientasi bisnis.

Selain itu dukungan peranan Koperasi di Provinsi NTT yang merupakan daerah sentra ternak dalam penyediaan input produksi, pembinaan teknis dan kesehatan hewan serta pemasaran.

Kemudian juga optimalisasi lahan perkebunan sawit untuk usaha integrasi dengan ternak sapi.

Sementara itu terkait penyediaan daging sapi di wilayah Jabodetabek, Edwardi menyatakan, ketersediaan daging sapi untuk Desember 2012 yakni 17.062 ton yang terdiri dari sapi bakalan eks impor 13.586 ekor setara 2.709 ton daging, sapi lokal di feedlotters 3.639 ekor setara dengan 619 ton daging.

Sapi lokal untuk Jabodetabek sebanyak 65.896 ekor setara 11.212 ton daging sementara pasokan dagng melalui RPH di lima provinsi lain (Jateng, jatim, NTB, Bali dan NTT) 380 ton daging dan suplai daging untuk Hotel, Restoran dan katering sebanyak 2.143 ton daging.

Sementara itu kebutuhan daging sapi di wilayah Jabodetabek Desember 2012 sebanya 14.358 ton sehingga masih terdapat kelebihan persediaan sekitar 2.704 ton daging


Editor : Wira Suryantala

COPYRIGHT © ANTARA 2026