Toboali,Bangka Selatan (Antara Babel) - Pemerintahan Kabupaten Bangka Selatan mendapat bantuan dana sebesar Rp37 miliar dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk meningkatkan pembangunan di daerah itu.


"Mudah-mudahan dengan dana bantuan ini akan lebih meningkatkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan Ahmad Damiri, di Toboali, Jumat.


Ia menjelaskan, dana bantuan sebesar Rp37 miliar lebih itu  akan disalurkan kepada beberapa dinas di antaranya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPKP) serta Dinas Kelautan Perikanan (DKP).


Selain itu, dana bantuan tersebut juga akan disalurkan ke Kelurahan Toboali Kota, Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan delapan kecamatan se-Kabupaten Bangka Selatan.


"Dinas atau pihak kelurahan yang mendapat bantuan ini diminta pada minggu pertama Maret 2014 segera mengajukan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bangka Selatan untuk proses pencairan dan langsung melaksanakan program kegiatan," ujarnya.


Menurut dia, prosesnya memang harus lebih dulu diajukan ke DPPKAD kabupaten dan nanti dari DPPKAD akan dilanjutkan lagi ke Pemprov Babel sesuai dengan kebutuhan.


Ia berharap pihak pemprov untuk cepat mengeluarkan pedoman teknis mengenai penggunaan dana bantuan agar pada saat pelaksanaan kegiatan nantinya tidak terlambat dan juga tidak menumpuk pemberkasan di akhir tahun anggaran.


Selain itu, bagi SKPD yang melaksanakan kegiatan yang sumber dananya berasal dari dana bantuan tersebut harus disesuaikan dengan pedoman teknis dan selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait, seperti kelurahan maupun kecamatan dan unit kerja lainnya.


"Setiap pelaksanaan program kegiatan harus diawasi dan halnya penyerapan anggarannya pun harus 100 persen," ujarnya.


Sementara itu, kata dia, dalam menyusun rencana kegiatan dan lokasi kegiatan agar berkoordinasi dengan sumber-sumber penggunaan pendanaan lainnya yang ada di masing-masing SKPD maupun di luar SKPD.


Misalnya penggunaan dana APBD, APBN, dana alokasi khusus (DAK) serta anggaran dana desa (ADD), sehingga tidak terjadi tumpang tindih saat pelaksanaan program kegiatan.


"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah dana bantuan yang diterima Bangka Selatan dari pemprov tahun ini lebih besar dan mudah-mudahan tahun depan akan lebih besar lagi, sehingga akan mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.  


Pewarta: Pewarta: Parjo
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026