"Saya meminta kepada semua istri prajurit TNI yang tergabung dalam wadah Persatuan Istri Prajurit (Persit) dapat menjadi contoh keteladanan di lingkungan masyarakatnya masing-masing," katanya di Sungailiat, Sabtu.
Tidak hanya keteladanan kata dia, istri prajurit juga dituntut harus mampu bersikap normatif dan bila perlu sebagai dinamisator dalam setiap kegiatan di lingkungan masyarakat sehingga masyarakat tersebut merasa nyaman dan aman.
"Saya mengakui tugas seorang istri prajurit sangatlah banyak dan berat disamping sebagai mengurus rumah tangga, juga sebagai pendamping suami dalam bertugas baik dalam keadaan damai maupun perang," katanya.
Menurutnya, seorang istri prajurit tidak hanya menjadi contoh keteladanan masyarakat disekitarnya namun juga menjadi pendorong atau memberikan semangat kepada suaminya untuk disiplin baik itu dalam tugas rutin sehari-hari terutama pada saat dalam latihan.
"Masalah ekonomi atau pendapatan suaminya, ibu Persit harus bisa mengatur keperluan rumah tangga, gaji yang didapat suaminya dapat pergunakan sebaik-baiknya guna keperluan putra putrinya termasuk biaya pendidikan dan kesehatan," jelasnya.
Dia mengatakan, istri prajurit TNI diwajibkan untuk membantu dan mengawasi putra putrinya agar tidak terjebak pergaulan bebas termasuk melarang bagi anak-anaknya menggunakan narkoba untuk semua jenis.
"Pengaruh lingkungan begitu besar terhadap pertubuhan dan perkembangan mental bagi anak, dan untuk itu perlu sekali mendapat perhatian serius dari orang tuanya," katanya.
Disinggung pemilu 2014, Danrem 045 menyampaikan agar semua istri prajurit mendukung pelaksanaan pemilu legislatif dengan memilih wakil rakyat sesuai hati nuraninya.
"Saya mempersilahkan semua istri prajurit untuk menyampaihkan hak suara dalam pemilu dengan memilih wakil rakyat yang sesuai dengan hati nuraninya," katanya.
Pewarta: Pewarta: Kasmono: Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.