"Kami mengapresiasi PT Timah yang telah menyalurkan dana program kemitraan triwulan II 2018 sebesar Rp8,599 miliar untuk membantu usaha kecil menengah," kata Kepala Biro Ekonomi Provinsi Kepulauan Babel Suhaimi di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan keberadaan PT Timah di Provinsi Kepulauan Babel ini sangat penting sebagai penggerak perekonomian dan usaha kecil masyarakat.
Selain itu, perusahaan berpelat merah ini juga berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah, pembangunan dan pemberdayaan sosial masyarakat.
"Pada tahun lalu ekspor timah sempat mengalami penurunan yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat menurun 2,5 persen," ujarnya.
Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendukung PT Timah dalam mengembangkan usaha untuk meningkatkan produksi timah, karena akan berdampak baik terhadap perkembangan pembangunan dan perekonomian masyarakat daerah ini.
"Kita berharap dengan adanya dana kemitraan ini dapat membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usaha secara baik dan berkesinambungan," katanya.
Direktur Keuangan PT Timah Tbk Emil Emindra mengatakan PT Timah sebagai korporasi harus tetap maju, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat di lingkungan operasional perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan daerah lainnya.
"Kita tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi keberadaan perusahaan ini juga harus bermanfaat bagi masyarakat dalam menyediakan barang dan jasa yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak," katanya
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.