"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja diembuskan oknum tidak bertanggung jawab untuk menghindari kemungkinan konflik horizontal yang bisa mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban," ujar Kapolres Djoko di Muntok, Minggu.
Ia menjelaskan, terjaganya situasi kondusif sangat dibutuhkan agar masyarakat tetap bisa bekerja dan beraktivitas seperti biasa.
Untuk itu, diharapkannya seluruh pihak yang berkepentingan pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan bisa membantu menjaga keamanan dan jangan sampai menjadi pemicu permasalahan.
"Kepada peserta Pemilu 2014 kami harapkan mengikuti aturan main dan bagi para penyelenggara tetap bersikap netral, jangan memihak atau menguntungkan salah satu peserta," kata dia.
Djoko Purnomo mengatakan, kKepolisian akan tetap netral dalam menjalankan tugas.
"Kepada siapapun yang menang seharusnya didukung oleh masyarakat dan bagi mereka yang belum terpilih kami harapkan lapang dada menerima kekalahan," kata dia.
Terkait dengan kesiapan personel keamanan, Djoko mengatakan pada Jumat (14/3) jajaran Polres Bangka Barat menggelar apel Pasukan Operasi Mantap Brata Polres Bangka Barat 2014 di halaman Mapolres setempat.
Menurutnya kegiatan tersebut dihadiri unsur terkait seperti Wakil Bupati Bangka Barat Sukirman, unsur Muspida, KPU, Ormas, Satpol PP, TNI dan linmas.
"Gelar pasukan itu kami sekaligus mengecek kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri beserta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan agar semua perencanaan yang dipersiapkan dapat berjalan optimal dalam rangka pemilu tahun 2014 di wilayah Polres Bangka Barat." katanya.
"Kami harapkan persiapan dan pengcekan kekuatan, sarana dan prasarana dalam mengahadapi pemilu 2014 di wilayah hukum Polres Bangka Barat semakin meningkat dan siap menghadapi segala kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi selama gelaran Pemilu 2014," kata dia.
Pewarta: Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.