"Saya menyarankan nelayan baik yang menggunakan alat tangkap kapal berkapasitas kecil maupun besar agar rajin menabung untuk dimanfaatkan jika musim paceklik ikan tiba," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka, Ibnu Taufik Hidayat di Sungailiat, Rabu.
Musim paceklik ikan terjadi setiap tahun yang mana saat itu sebagian besar nelayan tidak melaut akibat cuaca di kawasan penangkapan buruk.
"Uang tabungan hasil tangkapan itu dapat dipergunakan untuk kebutuhan keluarga pada saat musim paceklik," katanya.
Musim paceklik yang dialami oleh nelayan biasanya terjadi sekitar Januari dan Februari, di mana nelayan sama sekali tidak berani melaut.
"Saya juga mengingatkan seluruh nelayan yang melakukan aktivitas penangkapan agar tetap mewaspadai fenomena alam gelombang tinggi dan angin kencang yang biasanya datang secara tiba-tiba," jelasnya.
Peringatan dini perubahan cuaca di perairan penangkapan yang biasanya diumumkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hendaknya tetap diperhatikan oleh nelayan.
"Kapal penangkapan ikan diharuskan melengkapi kelengkapan peralatan keselamatan seperti, pelampung "Lifebouy", signal smoke dan peralatan keselamatan lainnya," katanya.
Pewarta: KasmonoUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.