"Jumlah pemilih yang masuk DPK itu tercatat hingga Kamis (20/3) yang berasal dari enam kecamatan seluruh Bangka Barat," ujar Komisioner KPU Kabupaten Bangka Barat, Erika Herlina di Muntok, Senin.
Ia menjelaskan, sebanyak 461 orang yang tercatat dalam DPK itu terdiri atas 234 orang laki-laki dan 227 perempuan yang tersebar di enam kecamatan, meliputi Kecamatan Muntok sebanyak 219 orang terdiri dari 107 laki-laki dan 112 perempuan,
Kemudian Kecamatan Simpang Teritip 98 nama (47 laki-laki dan 51 perempuan), Kecamatan Jebus 27 orang (14 laki-laki dan 13 perempuan), Kecamatan Parittiga 57 orang (31 laki-laki dan 26 perempuan), Kecamatan Kelapa 51 orang (29 laki-laki dan 22 perempuan) serta di Kecamatan Tempilang sembilan orang (enam laki-laki dan tiga perempuan).
Pada kesempatan yang diberikan bagi pemilih untuk mendaftarkan diri untuk dimasukkan ke dalam DPK, kata dia, KPU menerima lebih dari 500 nama pemilih, namun setelah dicocokkan dalam database ternyata sebagian sudah masuk dalam DPT.
"Sebanyak 461 nama pemilih itu sudah dicocokkan dengan Sidalih dan tidak ditemukan kemungkinan pemilih ganda," ujarnya.
Ia mengatakan, data tersebut pada 26 Maret 2014 akan diserahkan ke KPU Provinsi Babel untuk direkapitulasi ulang dan akan ditetapkan pada 1 April 2014.
"Data DPK itu nantinya akan ditempel di tiap TPS sebagai bentuk kesungguhan kerja dan azas transparansi, selain itu nanti kami juga akan menempel DPT dan DPTb atau pemilih yang pindah memilih yang menggunakan format A5 KPU," kata dia.
Ia menambahkan, bagi warga yang belum masuk dalam data tersebut masih diberikan kesempatan memilih dengan menunjukkan KTP dan KK di alamat domisilinya.
Menurutnya, data tersebut nantinya akan digandakan sebanyak 28 set, masing-masing untuk saksi parpol 12 set, saksi DPD 10 set, KPPS dua rangkap untuk ditempel dan dipegang petugas penerima kehadiran pemilih, satu set untuk PPL atau humas panwas kecamatan, uda rangkap untuk PPS dan satu rangkap untuk PPK.
"Jadi nanti pada saat pelaksanaan pemungutan suara, di setiap TPS akan tertempel data DPT, DPK dan DPTb," kata dia.
Pewarta: Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.