"Kalau dulu Ustaz Somad pernah mengklarifikasi permasalahannya bersama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI di Jakarta," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu kepada wartawan di Surabaya, Selasa.
Ia mengatakan ketika itu Ustaz Abdul Somad menjelaskan pandangannya tentang kebhinekaan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pancasila, yang pada dasarnya sama dengan yang digagas oleh para pendiri bangsa. Sang ustaz, ia melanjutkan, juga membantah tuduhan orang yang menganggapnya sehaluan dengan Hizbut Tahrir Indonesia.
"Maka perlu forum dialog untuk mengklarifikasi agar yang dulu pernah diungkapkan Ustaz Somad kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat bisa sampai kepada masyarakat. Saya pikir organisasi massa seperti Nahdlatul Ulama bisa menjembataninya," ia melanjutkan.
Menurut Cak Imin, ancaman terhadap Ustaz Abdul Somad mungkin terjadi karena apa yang telah diklarifikasi oleh Ustaz Somad kepada pimpinan DPR dan MPR belum tersampaikan kepada masyarakat.
Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo, Hanif NashrullahUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.