"Penghuni lapas yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 403 orang dan daftar pemilih khusus (DPK) 27 orang, jadi totalnya 430 orang,"Pangkalpinang, (Antara Babel) - Sebanyak 430 orang narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif 2014, Rabu.
Proses pencoblosan berlangsung di gedung serba guna lapas itu, dimana para napi dan tahanan antusias antre untuk menggunakan hak demokrasinya.
Sebelum melakukan pencoblosan, sejumlah warga binaan tampak mengamati gambar atau foto calon anggota legislatif yang akan dipilihnya. Foto-foto tersebut terpampang di papan pengumuman di dinding lapas.
Pada kesempatan itu sejumlah aparat kepolisian bersenjata lengkap dibantu petugas lapas bersiaga untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Juga terlihat para saksi dari masing-masing partai politik ikut mengawasi.
"Pelaksanaan pencoblosan pemilu legislatif berjalan aman, lancar dan tertib," kata Ketua KPPS TPS 05 Lapas Pangkalpinang, Hudi Ismono.
Ia menyebutkan, jumlah total penghuni Lapas Pangkalpinang sebanyak 551 orang dimana 15 orang di antaranya anak-anak, sementara jumlah tahanan 192 orang dimana lima di antaranya anak-anak.
"Penghuni lapas yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 403 orang dan daftar pemilih khusus (DPK) 27 orang, jadi totalnya 430 orang," ujarnya.
Menurut dia, warga binaan cukup antusias dan mereka menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani tanpa ada paksaan atau pengaruh dari siapapun.
"Meski mereka tidak mengenal para caleg di dalam surat suara, namun mereka tetap mencoblos tanpa ada arahan dari panitia KPPS, saksi dan lainnya," ujarnya.
Pewarta: Oleh AprionisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.