"Kita pastikan ibadah Misa di beberapa gereja besar di Pangkalpinang berjalan aman dan kondusif," kata Kapolda Provinsi Kepulauan Babel Brigjen Pol Istiono usai memantau keamanan dan pelaksanaan Misa Natal di Pangkalpinang, Senin malam.
Kapolda bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel, Yan Megawandi memantau pelaksanaan Misa Natal di beberapa gereja besar di Kota Pangkalpinang seperti GPIB Maranatha dan Gereja Katedral St.Yosef yang jumlah jemaat mencapai 1.000-an lebih.
Istiono mengatakan kondusifnya perayaan misa oleh umat Katolik ini, karena tingkat toleransi antarumat beragama di Provinsi Kepulauan Babel khususnya Kota Pangkalpinang sangat tinggi.
Selain itu, masyarakat Pangkalpinang juga sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal.
"Banyaknya jemaat yang hadir malam ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai yakin dengan keamanan yang diberikan polisi dan masyarakat. Kami juga menunjukkan kepercayaan publik terhadap para jemaat, bahwa pelaksanaan pengamanan dilakukan secara maksimal," katanya.
Menurut dia meskipun perayaan misa malam ini berjalan dengan aman dan lancar, namun pihaknya akan tetap menempatkan anggotanya untuk tetap berjaga-jaga di sekitar gereja tersebut, termasuk 73 gereja lainnya yang ada di Babel yang sedang melaksanakan perayaan misa.
"Lancarnya ibadah misa pada malam natal ini tidak terlepas dari peran masyarakat Kota Pangkalpinang yang memiliki tingkat toleransi antar umat beragama yang sangat tinggi. Hal ini bisa kita lihat dari tahun-tahun sebelumnya, dimana perayaan misa selalu berjalan aman dan kondusif," jelasnya.
Ia menambahkan untuk pengamanan akan dilakukan hingga malam tahun baru, dimana sebelumnya sudah dilakukan sterilisasi terlebih dahulu.
"Kami menempat 15 personel gabungan di setiap gereja untuk memberikan kenyamanan umat katolik dalam melaksanakan ibadahnya," ujarnya.
Pewarta: Try Mustika HardiUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.