Nelayan di Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk kebutuhan selama melaut.

"Tercatat 80 persen warga Desa Batu Beriga adalah para nelayan, mereka membutuhkan bahan bakar untuk menjalankan perahu selama melaut," kata Kepala Desa Batu Beriga, Abdul Gani di Koba, Jumat.

Ia menjelaskan para nelayan di daerah itu membutuhkan bahan bakar minyak berupa premium sekitar lima ton per hari untuk menjalankan perahu mereka

"Selama ini para nelayan membeli bahan bakar minyak secara eceran dari para pengerit yang ada di desa tersebut dengan harga lumayan mahal," ujarnya.

Biaya operasional yang dikeluarkan para nelayan lebih besar karena membeli bahan bakar minyak melalui pengerit.

"Selain harga tinggi, para nelayan juga kesulitan untuk mendapatkan BBM sehingga solusi yang tepat adalah pembangunan SPBN," ujarnya.

Ia mengatakan, sebagian nelayan mengalami kesulitan mendapatkan BBM sehingga terkendala pergi melaut.

"Kadang-kadang para nelayan tidak bisa melaut karena susah mendapatkan bahan bakar minyak," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019