Sebanyak 16 perusahaan tambak udang vaname beroperasi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan nilai investasi mencapai Rp77,5 miliar.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah, Aisyah Sisylia di Koba, Jumat.

Ia menjelaskan, dari 16 perusahaan tambak udang tersebut tercatat sebanyak tujuh perusahaan sudah mulai berjalan sementara yang lainnya masih menunggu kelengkapan izin.

"Tetapi izin prinsip 16 perusahaan ini sudah ada yaitu nomor induk berusaha (NIB)," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 16 perusahaan tambak udang vaname itu adalah CV Gunung Prima (tiga titik) dengan nilai investasi Rp27,3 miliar.

Kemudian PT Tanjung Langka Tri Anugerah dengan nilai investasi Rp1 miliar, PT Syirimpi Daya Lestari dengan nilai investasi Rp7,7 miliar, PT Berkah Bumi Laut Sentosa dengan nilai investasi Rp3,2 miliar.

PT Anugerah Laut Bangka Rp3 miliar, PT Vannamei Berkah Bersama Rp9,4 miliar, CV Mutiara Budidaya Rp1,2 miliar, PT Rudi Candra Rp1 miliar.

Selanjutnya PT Tanjung Langka Berkarya dengan nilai investasi Rp4 miliar, PT Panorama Lintas Timur nilai investasi Rp9,5 miliar.

CV Anugerah Kencana Mandiri dengan nilai investasi Rp6 miliar, PT Lautan Samudra Sukses Rp6,1 miliar dan PT Central Protein Prima Tbk dengan nilai investasi Rp10,1 miliar.

 

Pewarta: Ahmadi

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022