Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjaga ketersediaan bahan pangan pokok menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

"Ada dua hal yang menjadi perhatian kita bersama sedang kita siapkan dalam menjaga ketersediaan berbagai bahan kebutuhan pokok ini, yaitu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan berbagai jenis bahan pokok dan distribusi barang yang bersamaan dengan arus mudik libur akhir tahun di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok," kata Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming di Mentok, Selasa.

Wakil Bupati Bangka Barat telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor bersama dinas terkait, antara lain Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Sekretaris Daerah, Dinas Perkimhub, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, BPBD, Dinas Kesehatan serta organisasi perangkat daerah lainnya.

Dalam pertemuan itu, Bong meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah yang terkait melakukan antisipasi kelangkaan bahan pokok saat Natal dan Tahun Baru, termasuk mempersiapkan skema kemungkinan terburuk apabila kelangkaan tersebut benar-benar terjadi.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, kata dia, persediaan berbagai kebutuhan pokok untuk saat ini sampai beberapa minggu ke depan masih relatif aman, baik di tingkat pedagang maupun distributor.

"Untuk persediaan cukup aman, namun yang perlu kita antisipasi sejak sekarang adalah kemungkinan terjadinya lonjakan harga, mudah-mudahan ini bisa tetap stabil," katanya.

Selain melakukan pemantauan ketersediaan barang di tingkat distributor, Pemkab Bangka Barat juga melakukan koordinasi dengan PT ASDP Pelabuhan Tanjungkalian untuk memastikan arus lalu lintas kendaraan pengangkut logistik dari Pulau Sumatera dan Jawa yang melalui pelabuhan tersebut bisa tetap lancar.

"Kita juga membahas persiapan agar pelayanan arus mudik baik dari Bangka ke Palembang maupun sebaliknya bisa beriringan dengan distribusi barang, terutama bahan pangan pokok. Kita juga ingin memastikan pola keamanan yang akan kita lakukan," katanya.

Selain itu, Pemkab bangka Barat juga telah melakukan beberapa hal guna mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok, salah satunya menggelar pasar murah bersubsidi bersama Pemprov Babel.

"Beberapa hari lalu kita menggelar pasar murah bersama Disperindag Babel, hasilnya lumayan karena bisa membantu sekitar 1.800 kepala keluarga memperoleh bahan pangan pokok dengan harga murah. Meskipun tidak seluruh warga bisa terbantu, namun minimal ada hal yang bisa dilakukan untuk masyarakat kurang mampu," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022