Populasi sapi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 2022 mencapai 6.529 ekor atau terjadi peningkatan jika dibandingkan angka pada 2021 sebanyak 6.330 ekor.

"Berdasar data, terjadi peningkatan populasi sebanyak 196 ekor sepanjang 2022," kata Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah Sajidin di Koba, Kamis.

Sajidin menjelaskan, populasi sapi ternak tersebut berasal dari sentra peternakan di beberapa kecamatan yang dikelola secara berkelompok maupun perorangan.

"Kita terus dorong peternak untuk terus membudidayakan sapi dengan pola yang baik dengan menerjemahkan program inseminasi buatan," ujarnya.

Pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan sapi secara bergulir kepada peternak dalam kelompok dalam rangka mendukung program nasional yaitu swasembada sapi pada 2026.

"Untuk menjadikan daerah ini swasembada sapi tentu dengan menjalankan program inseminasi buatan," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini di beberapa desa sudah mulai menggalakkan peternakan sapi, baik secara kelompok maupun perorangan, seperti di Dusun Air Medang.

"Kelompok peternak sapi di Dusun Air Medang sudah berjalan cukup baik, bahkan ada warga yang mampu kuliahkan anak, bangun rumah dan beli mobil seratus persen dari usaha peternakan sapi," ujarnya.

Sajidin mengatakan, Bangka Tengah merupakan daerah dengan populasi tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Ini didukung semakin tingginya minat masyarakat untuk beternak sapi, baik berkelompok maupun perorangan," katanya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023