Petugas pantai Tikus Emas Sungailiat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk sementara menutup layanan mandi di pantai bagi pengunjung objek wisata itu karena gelombang tinggi

"Kami terpaksa menutup sementara layanan mandi dan banana boat di pantai bagi pengunjung karena gelombang cukup tinggi," kata Petugas Pantai Tikus Emas Bangka Wasis Pujo Pranoto di Sungailiat, Minggu.

Bahkan, kata dia, ketinggian gelombang air di pinggir pantai mencapai 1,5 sampai dua meter. Kondisi gelombang setinggi itu tentu membahayakan bagi pengunjung yang mandi.

"Gelombang pasang yang disertai angin kencang terjadi sejak kemarin, Sabtu (10/2) hingga sekarang," katanya.

Meskipun layanan mandi di pantai ditutup sementara untuk menghindari hal tidak diinginkan, namun pengelola pantai menyediakan beberapa tempat yang menarik untuk dinikmati wisatawan, ungkapnya.

"Kami menyediakan Flying Fox untuk anak-anak bahkan dapat pula berinteraksi dengan binatang kelinci yang lucu serta layanan motor  all-terrain vehicle (ATV)," kata dia.

Hanya saja kata dia, untuk jumlah kunjungan relatif masih rendah atau sekitar 500 orang berdasarkan tiket masuk yang terjual.

"Mungkin karena masih menikmati perayaan Imlek, jadi pengunjung masih agak sepi kendati libur panjang, dan semoga di akhir libur panjang sampai sore nanti kunjungan wisatawan semakin banyak," ujarnya.

Pantai Tikus merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Bangka yang terletak tidak jauh dari pusat ibu kota Bangka. Pantai Tikus Emas menjadi salah satu objek wisata pantai yang banyak diminati wisatawan, bahkan wisatawan dari luar pulau Bangka.

Pewarta: Kasmono

Editor : Joko Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024