Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kolaborasi bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Babel menggelar gerakan pangan murah (GPM) berupa pasar murah di Taman UMKM Provinsi Kepulauan Babel.

"Disini kita bekerjasama dengan distributor untuk menjual bahan-bahan pokok (bapok) yang dibutuhkan masyarakat dengan harga lebih murah dari pasar dan Bulog menjual menjual beras dengan harga eceran tertinggi (HET)," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, Fajri Djagahitam kepada media usai memantau pelaksanaan GPM, di Pangkalpinang, Senin.

Di GPM ini Bulog menjual beras SPHP sebanyak 4 ton atau 800 pak per 5 kilogram dengan harga HET Rp 53 ribu. Ada juga beras premium kemasan 5 kilogram merk 118 Rp80 ribu, RM Rp82 ribu dan KTP Rp75 ribu.

"Harga yang kita tawarkan lebih murah dari pasaran, selisihnya dari Rp2 ribu sampai Rp5 ribu," ujarnya.

Selain menjual beras, di pasar murah ini masyarakat juga bisa membeli bahan pokok lainnya seperti cabe, bawang, sayur-sayuran dan buah-buahan serta makanan beku dan makanan ringan.

"Kita mengundang 2 distrubutor Hj.Awi dan Hidayat untuk menjual cabe, bawang, kunyit dan sayur-sayuran. Ada juga distributor yang menjual makanan ringan," ujarnya.

Fajri berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadhan dapat terpenuhi dan beras SPHP yang dijual Bulog dengan batasan 10 kilogram per orang itu bisa mencukupi kebutuhan masyarakat selama satu bulan.

"Kita harap kebutuhan pokok mereka menjelang Ramadhan ini terpenuhi dan untuk beras meski harganya naik tapi stok tetap cukup," ujarnya.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024