Sektor Dajeuhkolot.

Pada tg. 5/5 moelai djam 1 siang Inggris/Belanda menghebat serangannja dengan tembakan2 mortier, howitser kearah Koelalet dan Pasirparos.

Mata2 moesoeh jg berkeliaran didaerah pertempoeran terseboet melepaskan tembakan keatas, jang kemoedian disoesoel dengan hoedjan tembakan2 kearah kedoedoekan rakjat.

Lebih landjoet dapat diterangkan, bahwa mata2 moesoeh ditempatkan dimoeka garis pertahanan Inggris/Belanda serta dibelakang garis pertahanan kita oentoek melepaskan tembakan2. Akibat pemasoekan mata2 moesoeh ini, goegoer sdr. Holle Pemoeda Maloekoe karena petjahan mortier.

Pada tg. 6/5 serangan dimoelai lagi moelai djam 11.15 siang dengan menghamboerkan lebih koerang 85 boetir peloeroe kearah Koelalet dan Bodjongmalaka. Pada djam 12.00 Pasirparos ditembaki lagi dengan l.k. 20 kali, tetapi peloeroe2 kebanjakan djatoeh disawah, dan djam 4 sore terdengar lagi 25 kali tembakan mortier jang ditoejoekan kearah pertahanan rakjat ditepi Tjitaroem.

Rakjat tak sabar lagi dan dengan hebat sekali membalas serangan Inggeris/Belanda itoe, sehingga atap gedoeng listrik Dajeuhkolot tepat kena. Pihak Inggeris menderita sedikitnja 25 tewas dan loeka2.

Daerah Oedjoengbroeng

Pada tg. 5-5 sore didaerah Oedjoengbroeng kelihatan kebakaran2 hebat pada kira2 djam 8 malam.

Inggeris menggoenakan "pantjaran sinar" dari gedoeng K.M.A dan diiringi dengan tembakan senapan mesin dan mortier.

Pada tg. 6-5, 11 pesawat terbang melajang-lajang dioedara dan hanja melepaskan tembakan beberapa kali.

Lebih landjoet dapat dikabarkan, bahwa didaerah Tjitjaheum, terdengar beberapa letoesan dinamit.

Sumber: Pusat Data dan Layanan Informasi ANTARA

Pewarta: Mentari Dwi Gayati

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024