Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau yang dikenal dengan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Semester I 2025 telah mengucurkan bantuan senilai Rp984.427.000 untuk membantu 1.000 keluarga beresiko stunting (KRS) di daerah itu.
"Saat ini jumlah yang telah menerima bantuan di Kepulauan Babel 1.000 atau 21,32 persen dari target yang ditetapkan 4.690 sasaran," kata Inspektur Utama Kemendukbangga A Damenta di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan data capaian Quick Wins Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengalokasikan bantuan nutrisi dan non-nutrisi kepada 1.000 KRS, sebagai komitmen bersama dalam menangani stunting di daerah ini.
"Kami mengapresiasi kepada 33 mitra Program Genting ini yang ikut menyukseskan penanganan stunting ini," katanya.
Ia menyatakan Rapat Koordinasi Daerah Bangga Kencana 2025 Provinsi Kepulauan Babel sebagai momentum bersama untuk lebih mengedepankan semangat kerja sama, bersinergi, bergotong royong untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Rakorda ini tidak hanya mementingkan capaian program saja, tetapi kearah yang lebih luas yaitu demi memajukan bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menjadikan keluarga Indonesia yang berkualitas," katanya.
Selain itu, kegiatan hari ini juga sebagai momen untuk menjadikan generasi penerus bangsa menjadi generasi yang bermartabat, berkarakter, berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat guna membangun negera Indonesia tercinta.
"Dalam kesempatan yang baik ini, selain mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung program Genting ini untuk menangani masalah stunting ini," katanya.
Editor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2025