Sungailiat (Antaranews Babel) - Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Bangka Belitung, Muhamad Arinda Unigraha Utama mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke tingkat nasional dalam ajang Pemilihan Putra Putri Maritim 2018 bakal membawa isu soal sampah laut dan aktivitas tambang laut.

"Isu utama daerah akan kita kembangkan dalam kegiatan itu adalah sampah laut dan aktivitas tambang laut, hal ini nyata dan terjadi di daerah kita," kata Arinda di Sungailiat, Selasa.

Dia mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun ketiga pelaksanaan diikuti oleh ribuan pendaftar yang merupakan putra putri daerah yang memiliki wawasan dan kepedulian terhadap kemaritiman Indonesia.

Menurut dia, tahap seleksi, verifikasi berkas dan wawancara telah berlangsung pada Agustus hingga September, namun peserta yang lolos dari Bangka Belitung hanya satu orang.

"Saya akan bergabung dengan 64 finalis dari daerah lainnya, kita akan mengikuti pelatihan, pendidikan dan karantina mulai tanggal 20 September sampai 2 Oktober 2018 di Pusat Diklat Komando Armada 1 TNI Angkatan Laut Pondok Dayung Jakarta," katanya.

Peserta dibekali berbagai materi dan perkembangan ilmu pengetahuan terkait kelautan, perikanan, kepemudaan dan kemaritiman.

Para peserta juga dibekali dengan berbagai keterampilan seperti menembak, memanah, kemiliteran, renang, dayung, menyelam, olahraga air, kepemimpinan, dinamika kelompok, audiensi dengan pemerintahan, beauty class, pengelolaan sampah dan lingkungan hidup yang tergabung dalam fokus group diskusi dan aksi bakti lingkungan di Pulau Edam Kepulauan Seribu.

"Saya akan mengambil kesempatan baik ini motivasi besar untuk mengikuti kegiatan ini agar menambah pengetahuan dan jaringan untuk mengembangkan kemaritiman di Indonesia khususnya di Bangka Belitung," katanya.

Dia menambahkan, akan mempromosikan keindahan dan potensi wisata bahari atau maritim yang dimiliki Negeri Serumpun Sebalai ini.

Pewarta: Dwi HP

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018