"Berbagai persiapan telah kita lakukan untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK dalam pilpres nanti, di antaranya dengan membentuk tim relawan di setiap kecamatan,"Toboali (Antara Babel) - Tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla optimistis akan memenangkan pilpres di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.
"Berbagai persiapan telah kita lakukan untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK dalam pilpres nanti, di antaranya dengan membentuk tim relawan di setiap kecamatan," kata Ketua Laskar Jokowi-JK Bangka Selatan, Firmansyah di Toboali, Jumat.
Menurut dia, berdasarkan perolehan suara pada pemilihan legislatif lalu pihaknya yakin akan mendapatkan suara hingga 60 persen untuk pasangan Jokowi-JK.
"Dengan melihat keberhasilan kita pada pileg lalu kami yakin dapat mendulang suara besar di wilayah ini," ujarnya.
Dikatakannya, untuk mencapai target suara itu pihaknya akan melibatkan semua kader partai baik yang berhasil dalam pileg lalu maupun caleg yang belum berhasil untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK.
"Selain itu kita juga akan menggandeng beberapa relawan untuk bersatu dalam laskar ini seperti kalangan akademisi, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Menurut Firmansyah, selain menjadi relawan tim ini juga akan bertugas pada pelaksanaan pilpres menjadi saksi di TPS.
"Setelah selesai bertugas menjadi relawan, tim juga akan melakukan pengawasan di tiap-tiap TPS yang akan bertindak menjadi saksi," katanya.
Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi yang menjabat sebagai penasihat tim mengatakan untuk memenangkan Jokowi-JK pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan menggelar bazar murah.
"Sosialisasi akan terus dilakukan juga dengan cara berdiskusi dan dialog dengan masyarakat. Kita juga akan menggelar bazar murah untuk membantu masyarakat pada Ramadhan nanti," ujarnya.
Pilpres 9 Juli 2014 diikuti dua pasang capres dan cawapres yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Pewarta: Oleh ParjoEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.