"Kami sudah melayangkan surat permintaan penggalian alur pelabuhan nelayan kepada bupati untuk dijadikan tempat tambatan perahu. Sekarang kami datang kembali menanyakan respons bupati terhadap keinginan nelayan itu,"
Koba (Antara Babel) - Para nelayan di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung mendambakan tambatan perahu sebagai tempat sandar perahu mereka.

"Kami sudah melayangkan surat permintaan penggalian alur pelabuhan nelayan kepada bupati untuk dijadikan tempat tambatan perahu. Sekarang kami datang kembali menanyakan respons bupati terhadap keinginan nelayan itu," ujar Kepala Desa Tanjung Gunung, Hamsani saat mendatangi kantor bupati setempat, Rabu.

Ia menjelaskan, dalam surat itu pihaknya meminta Pemkab Bangka Tengah melakukan penggalian alur pelabuhan karena selama ini nelayan kesulitan menambat perahunya pulang dari melaut karena alurnya sangat dangkal.

"Sebenarnya ini keinginan masyarakat nelayan sejak lama untuk dibuatkan dermaga permanen khusus tempat sandar perahu nelayan sepanjang 500 meter," ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah cukup melakukan pengerukan sekitar 500 meter saja karena selama ini nelayan harus memikul perahunya ke darat karena alur dangkal.

"Wilayah laut yang akan dilakukan penggalian ini termasuk wilayah PT Timah. Makanya, kami minta alur ini dikerjakan PT Timah," ujarnya.

Selain itu, kata dia, ini bisa menyediakan lapangan kerja baru karena lapisan atas yang digali bisa diangkut untuk reklamasi.

"Masyarakat bisa bekerja dengan mencuci tanah bekas galian karena mengandung bijih timah. Nanti timah tersebut bisa dijual ke PT Timah yang melibatkan BumDes mengelolanya," ujarnya.

Sementara tokoh masyarakat Desa Tanjung Gunung, Laode mengatakan rencananya penggalian alur sama seperti "sambil menyelam meminum air".

"Selain membangun dermaga perahu nelayan, pengerukan sedalam enam meter menghasilkan bijih yang sangat banyak sehingga bisa dijual ke PT Timah," ujarnya.

Namun demikian, dia berharap masyarakat dilibatkan dalam pekerjaan ini sehingga ada pengaruhnya terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

"Intinya pengerukan alur tersebut selain untuk dermaga nelayan juga ada nilai tambah lain yaitu miliki bahan baku timah cukup potensial. Jadi kami mendukung sepenuhnya sepanjang ada imbasnya kepada masyarakat setempat," ujarnya.

Pewarta: Oleh Ahmadi
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026