"Kami sudah membentuk tim pengawasan inti yang beranggotakan enam orang terdiri atas tiga orang paramedis dan tiga orang dokter hewan, dibantu beberapa tenaga pendukung yang akan mulai bergerak minggu depan,"
Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung membentuk tim pengawas kesehatan hewan kurban untuk memastikan seluruh ternak yang akan dipotong pada Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah dalam kondisi sehat dan layak.

"Kami sudah membentuk tim pengawasan inti yang beranggotakan enam orang terdiri atas tiga orang paramedis dan tiga orang dokter hewan, dibantu beberapa tenaga pendukung yang akan mulai bergerak minggu depan," ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat, Sri Mulyono Basuki di Muntok, Selasa.

Ia menjelaskan, tim pengawas akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang sudah tersedia di sejumlah peternak dan pedagang di enam kecamatan seluruh Bangka Barat, terdiri atas Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, Kelapa, Jebus, Tempilang dan Parittiga.

Pemeriksaan hewan kurban itu, menurutnya dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penularan penyakit hewan terhadap hewan lain ataupun kepada manusia yang mengonsumsinya.

"Petugas akan memberikan label atau stiker terhadap hewan yang sudah diperiksa dan layak untuk dikurbankan dan kepada peternak atau pedagang akan diterbitkan surat keterangan kesehatan hewan," kata dia.

Ia menambahkan, jika nanti terdapat hewan yang dinilai tidak layak dijadikan hewan kurban, petugas akan menganjurkan kepada peternak atau pedagang untuk menyisihkan ternak tersebut untuk dirawat dan dijual jika sudah sehat.

Selain melakukan pemeriksaan ternak, kata dia, petugas juga akan melakukan sosialisasi tata cara pemotongan hewan kurban agar hewan kurban yang disembelih layak, aman, sehat, utuh dan halal dengan memperhatikan kebersihan lingkungan tempat penyembelihan.

Terkait dengan kebutuhan hewan kurban di daerah itu, ia memperkirakan pada tahun ini akan membutuhkan sekitar 1.000 ekor yang terdiri atas kambing dan sapi.

"Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dimana masyarakat menyembelih sebanyak 860 ekor, terdiri dari 283 ekor sapi dan 577 ekor kambing di seluruh enam kecamatan," katanya.

Realisasi pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2013, Kecamatan Muntok 92 ekor sapi dan 115 ekor kambing, Kecamatan Simpang Teritip 25 ekor sapi dan 54 kambing, Kecamatan Jebus 42 ekor sapi dan 90 ekor kambing, Kecamatan Kelapa 40 ekor sapi dan 110 kambing, Kecamatan Parittiga 34 sapi dan 89 ekor kambing, serta Kecamatan Tempilang 50 ekor sapi dan 119 ekor kambing.

Pewarta: Oleh Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026