"Ibrahim unggul telak 28 suara dari dua calon lainnya, Kiagus Muhammad Sobri yang meraih 4 suara dan Sucipto 0 suara," kata Ketua Senat Universitas Bangka Belitung (UBB), Eva Prasetiono, didampingi Ketua Panitia Pilrek UBB, Wahri Sunanda, di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan, sebagai salah satu dosen di Fakultas ilmu sosial dan politik UBB, Ibrahim berhasil meraup 11 suara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta 17 suara senat Universitas Bangka Belitung dalam Pemilihan Rektor UBB Periode 2020-2024 yang semua tahapannya berlangsung sejak Januari lalu.
Dan sebelum ditetapkan sebagai rektor terpilih, Ibrahim bersama dua kandidat lainnya juga mengikuti tes wawancara atau video conference dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Tes wawancara dilakukan oleh, Dirjen Pendidikan tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud RI, Nizam, Kepala Biro SDM Kemendikbud RI, Diah Ismayanti, staff khusus Kemendikbud Bidang kompentensi dan Manajemen, Pramoeda D Soedarmo.
"Setelah menyampaikan visi misi dan program kerja, pihak Kementerian dan para senat UBB memberi dukungan penuh, mempercayakan Ibrahim sebagai rektor UBB," ujarnya.
Ketua Pemilihan Rektor UBB, Wahri Sunanda menambahkan, pihak UBB menyambut baik terpilihnya Ibrahim sebagai rektor UBB, karena selain lahir dan besar di UBB, Ibrahim sosok yang sangat dikagumi para mahasiswa.
"Terpilihnya beliau sebagai rektor UBB, kita harap dapat mengembangkan tugasnya dengan baik dan semua komitmennya seperti menjadikan UBB kampus merdeka dan merubah status kepegawaian, dapat direalisasikan untuk memajukan UBB kedepan," ujarnya.
Pelantikan rektor UBB akan dilakukan oleh Meter Pendidikan dan Kebudayaan, Nadhiem Makarim di Jakarta, pada 24 April mendatang.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.