,,,hal ini sudah dikaji mendalam.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, mendukung rencana pemerintah pusat menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, agar dapat mengurangi defisit sehingga menyehatkan APBN.

"Kami mendukung kenaikan BBM. Kenaikan harga BBM bersubsidi ini demi kebaikan kita semua, hal ini sudah dikaji mendalam. Salah satu cara untuk menutupi defisit mau tidak mau harga BBM harus naik," ujarnya di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan, suka tidak suka, demi menyelamatkan keuangan negara, harga BBM subsidi memang harus dinaikkan. Untuk itu, ia mendukung penuh rencana pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Joko Widodo menaikkan harga BBM subsidi.

"Apapun konsekuensinnya, apapun itu demi APBN kita, suka dan tidak suka harus dinaikkan," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga BBM subsidi oleh pemerintah pusat, bukan karena kepentingan sekelompok golongan melainkan kepentingan nasional yang lebih besar.

"Yang berteriak itu ada kepentingan mereka di sana. Tetapi yakinlah ini tidak akan lama berteriaknya," katanya.

Ketua DPD I PDI-P Provinsi Babel ini menjelaskan, pemerintah pusat akan memberikan kompensasi bagi warga tidak mampu, saat harga BBM dinaikkan.

"Bagi masyarakat yang kurang mampu, sebagai kompensasinya pemerintah sudah meluncurkan kartu sakti yakni melalui  KIS, KIP dan KKS," katanya.

Senada, Sekretaris PDI-P Provinsi Babel, yang juga Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya menyatakan dukungannya terhadap rencana kenaikan BBM subsidi oleh pemerintah pusat.

"Kami tidak menolak terkait kenaikan harga BBM, malah kami dukung kebijakan tersebut," kata Didit.

Pewarta: Oleh: Leo Oktaviano
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026