Mentok, Babel (ANTARA) - PT Timah Tbk mendukung upaya pemanfaatan lahan bekas tambang untuk dikelola menjadi objek wisata dan lahan pertanian agar memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berikan apresiasi kepada Kodim 0431/BB yang sudah memulai memanfaatkan lahan bekas tambang untuk ditanam berbagai tanaman pangan yang nantinya bisa juga untuk mendukung agrowisata," kata Sekretris Unit Metalurgi PT Timah Tbk, Suryadi Djabar Hamid di Mentok, Sabtu.

Menurut dia, lahan bekas tambang yang berada tidak jauh dari Makodim 0431/BB tersebut saat ini sudah dikelola dengan sangat baik untuk bercocok tanam tanaman pangan dan lubang galian tambang dimanfaatkan untuk kolam pemancingan.

"Sebagai perusahaan yang berwawasan lingkungan, PT Timah Tbk melalui Unit Metalurgi Mentok mendukung pemanfaatan lahan bekas tambang menjadi kawasan wisata dan lahan ketahanan pangan karena nantinya jika dikelola dengan sungguh-sungguh akan memberi manfaat untuk masyarakat," katanya.

Lahan bekas tambang yang dikelola tersebut ditanami tanaman palawija seperti jagung, kacang kacangan, juga ada lahan budi daya jamur dan ternak madu.

Dilokasi itu juga dibangun usaha budi daya ikan air tawar, dan kolam pemancingan sebagai pelengkap untuk mendukung wisata Hutan.

"Kami akan mendukung usaha ini untuk dikembangkan menjadi objek wisata sekaligus proyek percontohan lahan ketahanan pangan," katanya.
 
Danrem 045/Garuda Jaya berkunjung ke lahan bekas tambang yang dikelola Kodim 0431/BB untuk ketahanan pangan dan wisata di Mentok. (ANTARA/ Donatus D.P)

Komandan Kodim 0431/Bangka Barat Letkol Inf Agung Dwi Perkasa mengatakan pengelolaan lahan bekas tambang tersebut berawal dari instruksi pimpinan TNI untuk membantu ketahanan pangan di daerah masing-masing.

"Kami melihat lahan bekas tambang yang cukup lama terbengkalai ini bisa dimanfaatkan, selanjutnya kami olah tanah itu untuk ditanam beberapa tanaman pangan, hasilnya cukup bagus," katanya.

Setelah itu, pihaknya mengembangkan usaha mengubah lubang bekas galian tambang untuk dijadikan kolam budi daya ikan air tawar dan kolam pemancingan.

"Saat ini di lokasi itu juga dicoba untuk mengembangkan ternak unggas dan sapi, usaha ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari PT Timah Tbk, Dinas Kehutanan Babel dan instansi lainnya," katanya.

Ia berharap lokasi itu bisa menjadi percontohan bagi warga sekitar dalam upaya pemanfaatan lahan tidak produktif bekas tambang timah untuk dikelola menjadi lahan pertanian dan usaha peternakan.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026