"Tingginya gelombang di perairan itu masih dipengaruhi angin yang kencang dan cenderung searah berdampak pada naiknya gelombang,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprakirakan kondisi gelombang di perairan Bangka Belitung (Babel) dalam beberapa hari ke depan masih tinggi.
"Tingginya gelombang di perairan itu masih dipengaruhi angin yang kencang dan cenderung searah berdampak pada naiknya gelombang," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Akhmad Fadholi diPangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, ketinggian gelombang laut ini masih berpeluang mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin hingga 38 kilometer per jam dari Barat Laut menuju Utara.
"Ketinggian gelombang ini berpeluang terjadi di perairan Utara Bangka dan Selat Karimata bagian Utara," katanya.
Pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini bagi pengguna jasa laut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan kemungkinan datangnya gelombang laut yang lebih tinggi.
"Kita menghimbau kepada pengguna jasa laut terutama bagi nelayan tradisional untuk mewaspadai kondisi gelombang ini karena bisa membahayakan keselamatan,"ujarnya.
Sementara tinggi gelombang maksimum di perairan Babel lainnya yakni Selat Gelasa dan Selatan Bangka mencapai dua meter dengan kecepatan angin berkisar antara 16 hingga 36 kilometer per jam.
"Sedangkan ketinggian gelombang di Selat Bangka berkisar antara 0,8 hingga 1,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 13-30 kilometer per jam,"ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pantauan satelit cuaca daratan Babel berpotensi hujan dengan intensitas ringan.
"Peluang hujan diprakirakan akan terjadi di seluruh daratan Babel dengan kecepatan angin berkisar antara lima hingga 25 kilometer per jam," ujarnya.
Pewarta: KasmonoEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026