"Profesi wartawan yang memberikan informasi bagi masyarakat luas memiliki peran penting terhadap terciptanya pembangunan daerah serta mewujudkan kondisi daerah yang aman dan tentram,"Sungailiat (Antara Babel) - Kepala Polisi Resor Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP I Bagus Rai meminta seluruh wartawan di wilayah kerjanya melengkapi kartu identitas yang diterbitkan masing-masing perusahaan pers.
"Profesi wartawan yang memberikan informasi bagi masyarakat luas memiliki peran penting terhadap terciptanya pembangunan daerah serta mewujudkan kondisi daerah yang aman dan tentram," katanya di Sungailiat, Senin.
Dengan kelengkapan identitas, kata Kapolres, selain mempermudah untuk dikenal terkait media yang bersangkutan juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti anggapan negatif terhadap insan pers dari pihak lain.
"Saya melihat kerja teman-teman wartawan sudah cukup bagus dalam memberikan informasi pembangunan termasuk pemberitaan kontrol positif atau berita berimbang," katanya.
Diakuinya, pola kemitraan antara wartawan dengan lembaga kepolisian sudah cukup baik termasuk pengawasan media massa yang cukup positif terhadap peningkatan pelayanan polri kepada masyarakat.
"Pelayanan kepada masyarakat tetap kami utamakan dengan membangun kerja sama seluruh komponen masyarakat di wilayah," katanya.
Progres capaian pelayanan masyarakat, kata Kapolres, tidak dapat dilakukan sepihak oleh lembaga Polri tanpa mendapat dukungan penuh masyarakat termasuk media massa baik lokal maupun pusat.
"Objektivitas pemberitaan di lapangan dengan berbagai sumber kompeten memberikan konstribusi positif bagi polri yang terus melakukan upaya perbaikan pelayanan," ujarnya.
Hak menyampaikan pendapat masyarakat yang sesuai dengan ketentuan dan aturan, kata Kapolres, hendaknya disampaikan baik langsung maupun sebaliknya dengan mengedepankan etika moralitas serta menghindari provokasi negatif yang dapat merugikan masyarakat banyak.
Pewarta: KasmonoEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.