Toboali, Bangka Selatan, 16/2 (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung membangun tiga unit stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBBG) untuk mempercepat realisasi program konversi minyak tanah ke gas elpiji.

"Saat ini, pembangunan SPBBG tahap penyelesaian dan mudah-mudahan Maret 2013 selesai," ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bangka Selatan, Gatot Subroto di Toboali, Sabtu.

Ia menjelaskan, tiga unit SPBBG dibangun di Kelapa, Air Mesu dan Selindung untuk pengisian ulang gas elpiji tiga kilogram.

"Pembangunan SPBBG ini, untuk memudahkan masyarakat mengisi ulang gas elpiji, sehingga program konversi minyak tanah ke gas elpiji lebih optimal untuk menghemat pemakaian bahan bakar rumah tangga," ujarnya.

Ia mngatakan, kuota gas elpiji bersubsidi di Kabupaten Bangka Selatan, sebanyak 36.546 kiloliter dan akan disalurkan kepada masyarakat akhir Februari 2013.

"Dalam waktu dekat ini, kami akan membagikan tabung gas tiga kilogram,  kompor gas, selang regulator dan perangkat gas elpiji lainnya kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, apabila tabung dan paket gas elpiji ini sudah dibagikan, maka pemerintah daerah akan menghentikan distribusi minyak tanah subsidi.

"Penghentian distribusi minyak tanah subsidi akan dimulai Maret 2013, atau setelah dibagikan paket gas elpiji kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, pengelolaan dan pendistribusian gas elpiji subsidi ini akan dilakukan pihak ketiga yang telah ditunjuk atau ditetapkan pemerintah daerah.

"Meski pihak ketiga mengelola SPBBG ini, kami tetap mengawasi operasi pengisian gas elpiji ini, agar pendistribusian gas ke masyarakat tepat sasaran," ujarnya.

Menurut dia, apabila nantinya ditemukan penyelewengan dalam pendistribusian gas elpiji, kami akan melakukan tindakan tegas, misalnya, mengalihkan pengelolaan ke pihak lain yang lebih dipercaya, apabila ditemukan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Kami berharap, masyarakat tidak perlu kuatir atau takut akan kesulitan mengisi ulang gas elpiji, karena stok yang tersedia mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya. 



: Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026