"Produksi daging hingga April 2015, meningkat karena minat petani mengembangkan usaha peternakan yang cukup tinggi,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Produksi daging sapi dan ayam petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mencapai 11 ton atau mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 9 ton.

"Produksi daging hingga April 2015, meningkat karena minat petani mengembangkan usaha peternakan yang cukup tinggi," kata Kasi Produksi Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanbunnak) Babel, Gusvayeti di Pangkalpinang, Minggu.

Peningkatan produksi daging ini, kata dia, ketergantungan pasokan daging dari luar daerah ke daerah ini dapat ditekan sekitar lima persen.

"Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat daerah ini masih mengandalkan pasokan daging dari sentra peternakan sapi dan ayam di Pulau Jawa dan Sumatera, sehingga harga daging di pasaran masih sulit dikendalikan," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan usaha peternakan petani melalui bantuan bibit ternak, pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia petani, bagaimana beternak yang baik.

"Pada tahun ini, kami menargetkan dapat mengurangi pasokan sapi dan ayam potong sebesar 10 persen," ujarnya.

Terkait stok daging sapi dan ayam, ia menyatakan, stok mencukupi hingga tiga bulan kedepan, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir akan terjadi kelangkaan dan kenaikkan harga daging yang tinggi.

"Saat ini, pasokan sapi dan ayam potong dari luar daerah masih lancar, sehingga diperkirakan stok akan terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, harga daging di pasaran masih berfluktuasi tinggi, karena biaya transportasi ternak dari luar daerah ke daerah ini yang mengalami kenaikkan akibat kenaikkan bahan bakar minyak.

"Kenaikkan harga daging masih di atas kewajaran dan belum terlalu memberatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.



Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026