"Rakor ini untuk memastikan stok sembako mencukupi, sehingga harga dapat dikendalikan selama puasa dan Lebaran,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk menjaga stabilitas stok dan harga sembako selama puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Rakor ini untuk memastikan stok sembako mencukupi, sehingga harga dapat dikendalikan selama puasa dan Lebaran," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kepulauan Babel, Marhoto, di Pangkalpinang, Selasa.

Rakor itu sendiri dihadiri jajaran Disperindag kabupaten/kota, distributor sembako, pihak pelabuhan, pelaku usaha angkutan dan pihak-pihak terkait lainnya.

"Dalam waktu dekat ini seluruh pelaku usaha sembako dan instansi terkait di pemkab/pemkot akan membahas ketersediaan dan harga sembako menghadapi puasa dan Lebaran," ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional se-Babel.

"Hasil kegiatan rakor ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan sidak untuk mencegah penimbunan sembako dan peredaran barang ilegal lainnya," ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan sembako di 14 distributor pekan lalu, kata dia, stok beras, gula pasir, tepung, minyak goreng dan lainnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.

"Stok dan harga sembako masih relatif stabil, karena permintaan masyarakat belum mengalami peningkatan yang signifikan seiring daya beli masyarakat yang melesu akibat harga bijih timah dan hasil perkebunan rendah," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pihak terus berupaya mengamankan stok dan menjaga stabilitas harga sembako selama puasa dan lebaran tahun ini," katanya.



Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026