mlah kasus terbanyak di Lingkungan Parit Padang Kecamatan Sungailiat yang mencapai 18 kasus, sementara sisa di kecamatan lain,"Sungailiat, Babel, 2/4 (Antara Babel) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mencatat penderita deman berdarah dengue (DBD) di daerah itu hingga kini mencapai 63 kasus dan seorang penderita meninggal dunia pada Februari 2013.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Selasa, memperkirakan jumlah kasus DBD akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan karena perubahan cuaca.
"Jumlah kasus terbanyak di Lingkungan Parit Padang Kecamatan Sungailiat yang mencapai 18 kasus, sementara sisa di kecamatan lain," ujarnya.
Banyaknya jumlah kasus DBD di Kecamatan Sungailiat, menurut Boy Yandra karena dipengaruhi oleh padatnya jumlah penduduk yang disertai dengan perilaku hidup yang kurang sehat termasuk lingkungan yang kotor.
"Kami melakukan upaya penyemprotan atau 'fogging' di lingkungan masyarakat setelah hasil laboratorium menyatakan ada pasien yang positif terjangkit DBD," katanya.
Selain mengandalkan hasil laboratorium sebagai dasar pemberantasan jentik nyamuk "Aedes Aegypti", pihaknya juga terlebih dahulu melakukan penyelidikan epimologi (PE).
"Sebagai antisipasi penyebaran jentik nyamuk di lingkungan masyarakat, saat penyeprotan juga dibagikan abate kepada warga secara gratis untuk digunakan di lingkungannya," ujarnya.
Boy mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyakit menular itu dengan melakukan berbagai upaya yakni dengan membuang atau menimbun benda-benda tidak berguna yang dapat menampung air atau menyimpannya sedemikian rupa agar tidak menampung air.
Kemudian, katanya, menaburkan serbuk abate di bak mandi dan di penampungan air lainnya.
"Upaya penting lainnya yakni dengan pola hidup bersih serta pencegahan masal Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) oleh masyarakat," tambahnya.
Pewarta: Pewarta: Aprionis: Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.