"Kami akan melengkapi kursi roda dengan jumlah sesuai seperti yang diusulkan pihak sekolah," katanya saat melakukan kunjungan kerja di SLBN Sungailiat, Selasa.
Selain melengkapi kursi roda, pihaknya akan menambah enam guru honorer di sekolah tersebut agar membantu kelancaran pendidikan anak disabilitas.
"Guru honor yang dibutuhkan di SLBN Sungailiat yakni guru agama, keterampilan, dan guru pendidikan jasmani dan olahraga," kata dia.
Erzaldi menyarankan pihak sekolah untuk mengusulkan pembangunan atau pemasangan kanopi di teras masing-masing ruang kelas agar tidak masuk air saat hujan.
"Saya berpesan kepada para orang tua siswa, untuk ikut mendukung pendidikan anak-anaknya yang menyandang disablitas, mereka mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan formal," katanya.
Hanya saja, kata dia, orang tua atau wali murid mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mendidik putra-putrinya, jangan sepenuhnya diserahkan kepada para guru SLBN.
"Lembaga pendidikan SLBN Sungailiat merupakan salah satu kewenangan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk kepengurusannya, kami terus berupaya memberikan dan menambah fasilitas yang lebih baik setiap tahun sesuai kebutuhan," katanya.
Untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas, pihaknya menyediakan sarana pelatihan agar ke depannya dapat diberdayakan baik melalui usahanya sendiri maupun bekerja di tempat lain.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.