"Mukbang" adalah kombinasi bahasa Korea "meoknen" (makan) dan "bangsong" (siaran langsung) adalah istilah untuk siaran langsung dari orang yang menyantap makanan dalam jumlah besar sambil berinteraksi dengan penonton yang menyaksikan mereka secara daring. Dikutip dari CGTN, tren ini berawal di Korea Selatan sekitar tahun 2010 di YouTube dan akhirnya menjamur ke berbagai negara, termasuk Tanboy Kun dari Indonesia.
Dalam saluran YouTube miliknya, dia sudah mengunggah bermacam video dengan gambar-gambar menggiurkan, mulai dari makan mie ayam legendaris, nasi goreng yang menggunung, tantangan makan 150 tusuk sate hingga 3 kilogram nugget ayam. Meski makan dalam porsi yang aduhai, berat badannya tetap terjaga. Apa rahasianya?
"Orang yang banyak olahraga pasti banyak makan, pola hidup saya tiap hari benar-benar full olahraga," kata Tanboy Kun dalam konferensi pers daring, Senin.
Naravlog yang punya sejuta pengikut di Instagram ini tidak asing dengan olahraga lari hingga belasan kilometer. Dia juga rajin berolahraga di gym. Aktivitas fisik yang padat membuatnya butuh asupan makanan dalam jumlah besar. Setelah melahap kuliner yang porsinya di atas rata-rata, kalori yang masuk ke dalam tubuhnya langsung dibakar lagi dengan cara berolahraga. Faktor lain yang membantunya melakukan "mukbang" adalah metabolisme yang baik.
Kegemarannya makan sempat jadi cerita lucu ketika masih menjadi mahasiswa. Sebagai anak kos yang uangnya terbatas, dia tidak bisa makan sesuka hati. Walau masih lapar, pengeluaran untuk makan harus tetap dibatasi.
"Pas kuliah sengsara, karena saya anak kos. Enggak kenyang-kenyang, tapi uangnya terbatas," kenang dia. "Alhamdulillah sekarang jadi ladang cuan."
Pewarta: Nanien YuniarUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.