Persediaan telur ayam broiler yang cukup banyak di gudang-gudang distributor serta pasokan yang lancar berdampak langsung terhadap penurun harga."Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga telur ayam broiler di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan karena stok cukup banyak dan permintaan normal.
"Persediaan telur ayam broiler yang cukup banyak di gudang-gudang distributor serta pasokan yang lancar berdampak langsung terhadap penurun harga," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan, dari pantauan terakhir petugas tercatat harga telur ayam broiler turun menjadi Rp1.300 dari sebelumnya Rp1.400 per butir dan stok yang tersisa sekitar 34 ton, sedangkan harga telur ayam kampung bertahan Rp2.500 per butir dengan stok juga cukup dan pasokan lancar.
"Harga telur masih berdasarkan mekanisme pasar, penurunan atau pun kenaikan tipis sering terjadi terhadap komoditas tersebut dan itu dianggap wajar," ujarnya.
Ia mengatakan, permintaan lebih didominasi telur ayam broiler karena harganya lebih murah dibanding ayam kampung dan ukurannya juga lebih besar.
"Untuk dikonsumsi sehari-hari warga lebih memilih telur ayam broiler sedangkan telur ayam kampung jarang hanya di saat tertentu saja atau sebagai bahan campuran obat tradisional," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk menambah stok pedagang masih mengandalkan pasokan luar karena keterbatasan pasokan lokal yang belum mampu untuk memenuhi permintaan.
"Semoga saja pasokan dari luar daerah tetap lancar agar harga tidak mengalami pelonjakan yang tinggi dan permintaan konsumen terpenuhi," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.