Kawasan percontohan budidaya rumput laut ini sebagai tempat pembinaan dan pelatihan masyarakat dalam membudidayakan rumput laut."Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membangun kawasan percontohan budidaya rumput laut di perairan Tuing, guna meningkatkan minat dan kesejahteraan masyarakat pesisir di daerah itu.
"Kawasan percontohan budidaya rumput laut ini sebagai tempat pembinaan dan pelatihan masyarakat dalam membudidayakan rumput laut," kata Kasi Produksi dan Pengendalian Budidaya Ikan DKP Kepulauan Babel, Winarso, di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan percontohan rumput laut ini merupakan hasil kerja sama pemerintah provinsi dengan Universitas Gajah Mada (UGM) dalam memberdayakan masyarakat pesisir di Pulau Bangka dan Belitung.
"Sebelum kawasan percontohan ini dibangun, kita bersama mahasiswa telah melakukan uji coba budidaya rumput laut di perairan Tuing dan sangat berhasil dengan panen mencapai enam ton," ujarnya.
Ia mengatakan, hasil panen rumput laut di kawasan percontohan seluas seperempat hekatare tersebut dijadikan bibit dan dibagikan kepada masyarakat pesisir di Desa Tuing.
"Alhamdulillah masyarakat sangat tertarik mengembangkan rumput laut tersebut, karena mereka menilai budidaya komoditas tersebut sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan keluarganya," ujarnya.
Selama ini, kata dia, masyarakat Desa Tuing yang sebagian besar berprofesi nelayan hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan yang semakin berkurang, sehingga mereka sulit untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
"Potensi budidaya rumput laut di perairan Tuing sangat menjanjikan, karena kondisi perairan yang landai, alami dan arus air laut yang tidak terlalu kuat yang akan memudahkan masyarakat pesisir mengembangkan komoditas ekspor tersebut," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026